Cilinaya, Legenda Tanjung Menangis
-
13 x 19 cm
-
162 Halaman
-
Rp 58.500
Sinopsis
CILINAYA
Legenda Tanjung Menangis
Kisah Cilinaya tertulis dalam naskah lontar yang kini tersimpan di Museum Nusa Tenggara Barat dan novel ini adalah keutuhan kisah yang diadaptasi dari naskah asli lontarnya.
Hingga kini, jejak kehidupan Cilinaya dipercaya masih bisa ditemukan petilasannya di Labuhan Carik; pohon maja berdaun corak merah yang dipercaya sebagai percikan darahnya ketika mati dihunus keris Jero Toeq, makam yang dipercaya sebagai makam Cilinaya dan sumur tempat menimba air.
Bagi orang Sasak, Cilinaya adalah Ibu. Sebagian menyebutnya Bibi Cili atau Ibu Kecil, sosok Ibu Moyang yang kisahnya menjadi filosofi azmat tentang kesabaran, perjuangan dan keajaiban.
Sebab ketidakadilan kehidupan, ia mati di tangan Jero Toeq di Labuhan Carik. Karena di Labuhan Carik terlalu banyak tangisan yang tertinggal dari kisah Cilinaya, maka sebagian orang Sasak menyebut tempat ini sebagai Tanjung Menangis.
Inilah legenda yang akan tetap hidup di hati orang Sasak; Putri Cilinaya dan Tanjung Menangis.
Butuh Bantuan?
Konsultasikan dengan Ahli Kami
Tim ahli kami siap memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas, kami menawarkan konsultasi profesional untuk membantu Anda mengatasi berbagai permasalahan. Jangan ragu untuk menghubungi kami kapan saja. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan solusi efektif demi kesuksesan Anda. Hubungi kami sekarang dan dapatkan bantuan dari para ahli kami.
